Komponen-komponen Elektronika

By On Thursday, August 15th, 2013 Categories : Komponen Elektronika

Komponen ElektronikaPeralatan elektronika adalah sebuah perangkat yang terbentuk dari komponen-komponen elektronika dimana masing-masing komponen elektronika tersebut memiliki fungsi tersendiri di dalam sebuah rangkaian elektronika. Komponen elektronika merupakan bagian paling kecil dari suatu rangkaian elektronika dan unsur-unsur yang menyusun rangkaian elektronik. Rangkaian elektronika yang memiliki fungsi tertentu jika dikumpulkan dan membentuk sebuah sistem elektronika maka sistem elektronika tersebut kita sebut sebagai pesawat, misalnya pesawat radio, pesawat televisi yang terbentuk dari sekumpulan rangkaian yang memiliki fungsi sebagai Tuner, IF, RF, Amplifier dan lain sebagainya.

Seiring dengan perkembangan teknologi, komponen-komponen elektronika makin bervariasi dan jenisnya pun bertambah banyak. Namun pada garis besarnya komponen elektronika dibagi dua menjadi komponen pasif dan komponen aktif.

  • Komponen Pasif

Komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya tidak memerlukan sumber tegangan atau sumber arus tersendiri. Adapun yang termasuk komponen pasif antara lain :

– Resistor
Resistor  adalah  suatu  komponen  elektronika  yang  fungsinya  untuk  menghambat  arus listrik.
– Kapasitor
Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang dapat menyimpan dan melepaskan muatan  listrik  atau  energi  listrik. Kemampuan  untuk  menyimpan  muatan  listrik  pada kapasitor disebut dengan kapasitansi atau kapasitas.
– Dioda
Dioda merupakan suatu semikonduktor yang hanya dapat menghantar arus listrik dan tegangan pada satu arah saja. Bahan pokok untuk pembuatan dioda adalah Germanium(Ge) dan Silikon/Silsilum (Si).
– Transformator
Transformator disingkat dengan  Trafo. Trafo terdiri dari dua buah lilitan yaitu lilitan primer dan lilitan skunder. Trafo bekerja berdasarkan sistem perubahan gaya medan listrik, yang dapat digunakan untuk menaikan atau menurunkan tegangan listrik AC.
– Relay
Relay adalah saklar (switch) elektrik yang bekerja berdasarkan medan magnet. Relay terdiri dari suatu lilitan dan switch mekanik. Switch mekanik akan bergerak jika ada arus listrik yang mengalir melalui lilitan.

  • Komponen Aktif

Komponen  aktif  adalah  komponen  elektronika  yang  dalam  pengoperasiannya  memerlukan sumber arus atau sumber tegangan tersendiri. Yang termasuk komponen aktif antara lain :
– Transistor
Transistor memiliki dua jenis yaitu: Transistor Bipolar dan Transistor Unipolar. Transistor Bipolar adalah transistor yang memiliki dua persambungan kutub. Transistor Unipolar adalah transistor yang hanya memiliki satu buah persambungan kutub. Transistor biasa terdiri dari 3 buah kaki yang masing-masing diberi nama: emitor, basis dan kolektor.
– Thyristor
Thyristor disebut juga dengan SCR ( Silicon Controlled Rectifier) dan banyak digunakan sebagai saklar elektronik. Thyristor ini akan bekerja atau menghantar arus listrik dari anoda ke katoda jika pada kaki gate diberi arus ke arah katoda, karenanya kaki gate harus diberi tegangan positif terhadap katoda. Pemberian tegangan ini akan menyulut thyristor, dan ketika tersulut thyristor akan tetap menghantar. SCR akan terputus jika arus yang melalui anoda ke katoda menjadi kecil atau gate pada SCR terhubung dengan ground.
– Transducer
Tranducer adalah  pengoperasian kerja suatu rangkaian yang lebih mudah diukur atau dikendalikan oleh besaran listrik, yaitu tegangan dan arus dimana terjadi perubahan dari suatu besaran ke besaran lainnya. Adapun komponen elektronika yang termasuk ke dalam tranducer ialah LDR, NTC dan PTC.

Komponen-komponen Elektronika | eko_rudiawan | 4.5
Inline
Inline